Info Terbaru
Live
wb_sunny

TERBARU

10 FAKTOR KESUKSESAN

10 FAKTOR KESUKSESAN


Setiap orang pasti ingin mendapat kesuksesan dalam hal apapun. Kalau Anda ditanya, “Apakah ukuran kesuksesan bagi Anda? Masing-masing tentu mempunyai ukuran-ukuran sendiri tentang sebuah kesuksesan. Sebenarnya ukuran sukses itu apa sih? Apakah dengan harta berlimpah? Jabatan yang tinggi dalam instansi? Memiliki anak-anak yang berprestasi gemilang? Atau apa? Ukuran sukses itu relatif, tergantung dari masing-masing orang menilainya. Jadi tidak perlu risau ya...

Kesuksesan menurut KBBI artinya keberhasilan; keberuntungan. Kesuskesan yang diraih oleh orang lain biasanya kebanyakan orang senang mempelajari. 

Naah... Apapun ukuran kesuksesanmu, ada baiknya kamu mengetahui faktor-faktor penyebab kesuksesan.

Namun apapun itu ukuran kesuksesan, mustahil diraih oleh seseorang tanpa adanya proses. Biasanya kita menilai orang itu pas lagi berada pada puncak kesuksesannya, tanpa mau tahu bagaimana ia merangkak untuk mencapai kesuksesannya itu.

Apakah Anda juga ingin mencapai kesuksesan dalam hidup?

Ada 10 faktor kesuksesan di antaranya:

1. Jujur

Jujur itu artinya selaras apa yang diucapkan dengan kenyataannya. Biasakanlah jujur dalam segala hal, sebab satu kebohongan pasti akan dilengkapi dengan kebohongan berikutnya. Percaya tidak? Coba anda buktikan! orang yang sudah terbiasa jujur, maka akan sulit merangkai kata untuk menutupi kebohongannya. Namun sebaliknya, orang yang terbiasa berbohong, lidahnya akan selalu licin untuk merangkai kata-kata kebohongan. Percaya tidak? Coba Anda buktikan !

2. Disiplin


Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Kalau saya mengatakan disiplin itu adalah dari hati. Ada ataupun tidak ada pengawasan maupun sangsi apabila sudah ada aturan yang jelas, maka sudah seharusnya kita taat pada aturan tersebut. Kalau Anda?

3. Gaul

Apakah gaul itu? Gaul artinya mau membuka diri terhadap orang lain. Bukan seperti katak dalam tempurung, karena di atas langit masih ada langit. Artinya jika kita merasa tidak bisa atau belum bisa, maka harus mau sharing dengan orang lain. Terkadang kita merasa malu, jika banyak bertanya. Bukankah malu bertanya sesat di jalan? So! Why not? Kita punya sobat, punya grup di medsos, kenapa tidak kita manfaatkan? 

4. Kerja Keras

Pastilah, kerja keras itu modal utama. Pepatah Arab mengatakan Man jadda wa jada, “Barang siapa bersungguh-sungguh maka dapatlah ia”. Kawan... tidak akan datang rezeki tanpa kita jemput. Apapun usaha kita haruslah kita tekuni, meski terkadang hasilnya belum sebanding. Namun percayalah usaha apapun yang kita lakukan, pasti Allah Swt tidak akan mensia-siakannya. 


5. Dukungan Pendamping


Nah,.. ini dia. Sesukses apapun kita, ingat pasti ada yang berperan di belakang kita, siapa dia? Ya benar... pendamping kita. Pendamping disini mungkin bisa pasangan hidup, orang tua atau siapapun yang ada di dekat kita. So.. jangan sia-siakan keberadaannya. Paling tidak minta izin dan doa restu dalam setiap kita akan melangkah.

6. Cinta Terhadap Pekerjaan


Dalam konteks filosofi, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Cinta terhadap pekerjaan harus kita munculkan meski apapun pekerjaan kita. Rasa cinta yang kita miliki akan memberikan kekuatan yang dahsyat terhadap diri kita. Bayangkan saja, bila kita sudah cinta dengan sesuatu yang kita cintai , maka apapun hambatan, rintangan yang menghadang pasti akan tetap kita lalui. 

7. Memiliki Jiwa Kepemimpinan

Jiwa kepemimpinan atau leadership adalah suatu sifat yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, yang tidak semua manusia memiliki sifat ini. Jiwa kepimimpinan yaitu sifat seseorang yang dapat mengendalikan atau mengatur seseorang atau sekelompok manusia dalam sebuah organisasi. Jiwa ini akan muncul dengan sendirinya manakala ada permasalahan. Sifat ingin memimpin dan mengatur itu pasti ada, asal tidak kebablasan ya.. artinya kita bisa menempatkan siapa kita dan d imana kita. 


8. Berkepribadian Kompetitif

Sikap kompetitif adalah sikap dimana seseorang memiliki keinginan kuat untuk menjadi nomor satu, dan disertai reaksi keras terhadap kekalahan. Memiliki jiwa kompetitif itu perlu, untuk menumbuhkan sikap siap bersaing dan menjadi yang terbaik. Meskipun demikian jangan terlalu yaa... artinya dalam setiap kompetisi harus siap dengan dua resiko, yaitu siap menang dan siap menerima kekalahan. 


9. Hidup Teratur

Artinya tidak menunda-nunda sebuah pekerjaan. Waktu akan terus berputar dan tidak akan penah bisa diulang. Jadi menunda pekerjaan selagi ada waktu merupakan sebuah kesalahan besar. 


10. Kemampuan Menjual Ide

Ide adalah rancangan yang tersusun dalam pikiran. Orang yang ide-ide kreatifnya sering dipakai oleh orang lain maka akan tumbuh rasa bangga dan semakin percaya diri. Maka kemampuan menjual ide ini sangat diperlukan. Lalu bagaimana caranya? Yaa... buatlah ide kreatif yang bisa diterima orang lain dan sampaikan dengan bijak. 
Mudahkan?

Demikian 10 faktor kesuksesan, bagaimana Anda sudah merasa sukses?

Kontributor: 

Suwarni, S. Pd. I
Kepala SDN 2 Waru 



Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment